Demo Lagi,Jalan Lintas Sumatera Lumpuh

Kabarkite.com-Musirawas (29/4),RATUSAN massa di daerah kecamatan Muararupit melakukan pemblokiran jalan lintas sumatera (Jalinsum) KM 72, Kelurahan Muara Rupit, Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas (Mura). Mereka menuntut agar pemekaran Muratara segera dilakukan. Unjuk rasa warga dengan cara pemblokiran jalan tersebut menyebabkan akses jalan lintas sumatera lumpuh total.
Aksi itu dilakukan Massa sekitar pukul 13.00 WIB hingga menjelang malam ini, senin (29/4).

Pantauan dari Media Kabarkite.com, warga menutup akses Jalinsum menggunakan kayu yang sengaja dilintangkan. Bahkan melakukan aksi pembakaran ban ditengah jalan. Sehingga terjadi kemacetan panjang akibatnya truk dan kendaraan lainnya dari Lubuklinggau maupun Jambi menumpuk berbaris sejajar hingga kilo-an meter.

Selain itu, warga juga memasang tenda ukuran 4X6 meter ditengah akses jalan. Uniknya lagi, massa dalam melakukan aksinya menggelar pesta rakyat dengan membuka hiburan berupa orgen tunggal ditenda. Petugas gabungan dilokasi tampak siaga melakukan pengawalan serta pengawasan agar massa tidak berlaku anarkis.

Koordiantor Aksi, Syarkowi menuding dibalik tertundanya proses pemekaran daerah otonomi baru (DOB) Muratara dilakukan oleh Bupati Musirawas, Ridwan Mukti. “Bupati Mura ada dibelakang ini semua untuk menggagalkan Muratara,” tegas Syarkowi.

Ia mengamcam, aksi ini tetap berlanjut bahkan dengan jumlah massa yang turun kejalan lebih banyak. Termasuk mengancam akan melumpuhkan aktifitas instansi pemerintahan dan perusahaan yang terdapat di wilayah Muratara.
“Akan kami tutup akses jalan dan kami akan libatkan massa dari 7 Kecamatan, 93 Desa dan Kelurahan,”Cetusnya.

Sementara itu Kapolres Mura, AKBP M Barly Ramadhani menyebutkan, situasi hingga pukul 15.30 kemarin masih terkendali. Pihaknya terus melakukan upaya pendekatan persuasif kepada pengunjukrasa untuk tidak melakukan aksi anarkis termasuk memblokir jalan.

“Kondisi masih terkendali meski pengunjukrasa melakukan pemblokiran jalan dan menyebabkan kemacetan panjang karena tidak adanya jalan alternatif,” pungkasnya. (Rutan)


Number of View :909

Tags: , , ,