Nunggak 5 Bulan, Listrik Dishubkominfo Diputus

image

Kabarkite.com, Empatlawang (16/7) – Ironis menang, aliran listrik kantor Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Empat Lawang diputus total oleh pihak PLN. Pemutusan itu, karena kantor pelayanan publik itu nunggak pembayaran tagihan rekening lima bulan berturut-turut.

“Tidak tebang pilih, termasuk instansi pemerintah kita putus total jika nunggak lebih dari tiga bulan,” tegas Manager PLN Tebing Tinggi, Sumarjoko,kepada media kabarkite.com, Selasa (16/7) siang tadi.

Nah, untuk Dishub kata Sumarjoko, memang sudah menunggak lima bulan tercatat Februari hingga Juni 2013, sejak dua bulan penunggakan sudah diberikan teguran dan pemutusan sementara. Tapi tidak juga ada itikad baik menyelesaikan tunggakan itu, makanya pada bulan ke empat tunggakan atau Juni 2013 lalu PLN pun terpaksa melakukan pemutusan total.   

Selain kantor Dishubkominfo, ada juga SKPD dilingkungan Pemkab Empat Lawang yang menunggak rekening listrik, yaitu Badan Kesbangpol. Sudah kita lakukan pemutusan baru baru ini, tapi ada itikad baik langsung dilunasi dan bisa dilakukan pemasangan ulang.

“Kita bersikap tegas bukan efek jera, tapi pemahaman kepada konsumen agar menjalankan tanggungjawab rutin membayar tagihan perbulan,” jelas Sumarjoko.

Dia menambahkan, kalau memang tunggakan dilakukan dengan alasan dari orang yang tidak mampu atau fasilitas umum, kita bisa memaklumi. Bisa diajukan ke pusat untuk pemutihan tunggakan. Tapi ini kan yang nunggak instansi pemerintah dan seharusnya sudah dianggarkan setiap bulan. Kalau nunggak, ya tidak tebang pilih kita putus total.

Lebih jauh dia menjelaskan, secara umum tunggakan rekening listrik PLN Ranting Tebing Tinggi mencapai Rp 971 juta perbulan. Sementara omset normal perbulan seharusnya mencapai Rp 2,7 miliar. Jumlah ini dihitung dari jumlah pelanggan mencapai 37 ribu rumah, dengan rincian sekitar 30 ribu rekening sistem pasca bayar dan sisanya sekitar 7 ribu rumah sistem pra bayar.

“Kita harap pelanggan listrik PLN bisa lebih rutin membayar. Ini juga demi memaksimalkan pelayanan bagi pelanggan sendiri,” imbuhnya.

Sementara itu Kepala Dishubkominfo Empat Lawang, Drs Syaiful Bahri tak menampik hampir satu bulan ini listrik di kantornya diputus PLN. Menurut dia, kendala pembayaran terjadi karena beberapa bulan terakhir Dishub belum bisa mencairkan anggaran di DPPKAD Empat Lawang. Selain karena kepala DPPKAD belum ngantor pasca Pilkada 6 Juni lalu, sistem pemerintahan juga belum efektif.

“Nanti kita selesaikan lah,” ujar Syaiful seraya menambahkan, pihaknya pun menyayangkan kendala pencairan anggaran di DPPKAD.(Tono)

Radio Citra Atlas 102.6 FM Lubuklinggau
Number of View :412

Tags: , , ,